Senin, 23 November 2015

Budaya Malam


Budaya malam adalah beberapa aktivitas yang biasa dilakukan pada malam hari. Biasanya, aktivitas yang dilakukan mengarah kepada sisi bahagia seseorang, atau bisa disebut sebaga perlakuan menyenangkan yang dilakukan setiap individu pada malam hari. Budaya ini biasa dijumpai biasanya diatas jam 10 malam hari. Individu pelaku rutinitas ini biasa datang dari kalangan pekerja atau bahkan hingga pelajar atau mahasiswa yang biasanya mereka melakukan kegiatan ini saat ada hari libur (waktu senggang). Budaya malam bukanlah kegiatan yang sepenuhnya negatif, itu hanyalah beberapa opini dari masyarakat awam yang tidak paham betul apa yang dilakukan pelaku aktivitas malam. Sebagai contoh seorang suami yang memiliki tugas yang memaksa beliau untuk lembur di kantor. Dengan tambahan beberapa jam, beliau baru diizinkan untuk pulang, namun ditengah perjalanan, ada beberapa hal yang membuatnya lelah, ingin segera beristirahat, namun tidak dengan tidur, namun dengan memaparkan beberapa kebahagiaan saat itu juga. Bukannya menuju kerumah, tempat hiburan malam lah yang ia kunjungi, dengan beberapa pentas musik yang dimainkan oleh DJ (Disk Jockey), beliau merasakan hentakan musik tersebut, lalu menggoyangkan badannya, berteriak sekencang – kencangnya, melupakan semua unsur pekerjaan yang kian membuatnya merasa tidak baik pada saat itu. Setelah ia merasa cukup, ia baru pulang menuju arah rumah, namun sekarang dengan perasaan yang lebih baik, sehingga tidak membawa masalah kerumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar