Senin, 23 November 2015

Pengangguran

Pengangguran

            Pengangguran mungkin bukanlah suatu budaya, namun banyaknya angka pengangguran di Indonesia dari tiap tahun – ke tahunya membuat hal ini menjadi hal yang jelas telah menjadi kebiasaan yang wajar di Indonesia. Dahulu, hal negatif ini banyak diterima oleh masyarakat – masyarakat yang “kurang beruntung” atau yang memiliki ekonomi dibawah rata – rata. Beralasan bahwa mereka tidak punya cukup dana untuk melanjutkan program sekolah mereka. Namun untuk saat ini, masyarakat – masyarakat yang “beruntung” juga banyak yang merasakan hal yang sama. Namun, alasan mereka bukanlah alasan yang jelas dan tidak dapat diterima. Sebagian alasan mereka adalah “malas”. Ya, malas adalah alasan yang tidak dapat diterima oleh setiap orang. Malas mereka membuat angka pengangguran khususnya di negara Indonesia ini terus meningkat tajam. Walaupun sudah banyak produsen – produsen kecil yang membuka lapangan pekerjaan, namun jelas “malas” mereka telah menjadi alasan yang kuat untuk mereka tidak mengikuti program – program usaha kecil tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar