Untuk Keperluan Pesta di Surabaya
Jurnal: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas
Volume & Halaman: Vol.2 No.1 (2013)
Penulis: Pramudita
Ananta Prabowo
-Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan
perilaku konsumen pengguna jasa katering untuk keperluan pesta di Surabaya.
Jenis penelitiaan yang digunakan adalah riset deskriptif dengan menggunakan 9
elemen perilaku konsumen.
-Metode Penelitian: Penelitian ini berjenis riset deskriptif ,
yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai perilaku
konsumen jasa katering untuk keperluan pesta di Surabaya. Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Perilaku Konsumen.
-Subjek Penelitian: Penelitian ini mengambil responden sebanyak 120,
dimana menurut Hair et al (1998) dan Ferdinand (2002) Ukuran sampel yang layak
digunakan dalam penelitian adalah antara 100 sampai dengan 200 responden.
-Hasil&Pembahasan:
A. Karakteristik Responden
Hasil
penelitian ini menunjukkan profil responden terbanyak dari penelitian ini
memiliki latar belakang pendidikan S1 sebesar 50,8%, memiliki usia antara 23-28
tahun sebesar 30%, berprofesi sebagai karyawan swasta sebesar 36,7%, memiliki
pengeluaran >Rp 3.000.000 per bulan sebesar 40%. Profil responden terbanyak
pada penelitian ini adalah responden banyak menggunakan menu prasmanan sebesar
35,8%, memilih praktis sebagai alasan utama
responden sebesar 29,2%, dipengaruhi oleh teman sebesar 35%, menggunakan jasa
katering pada saat acara syukuran sebesar 43,3%, menggunakan Sonokembang
Katering sebesar 25,8%, memperoleh informasi mengenai katering melalui teman
sebesar 40%, frekuensi menggunakan jasa katering 1 – 2 kali pertahun sebesar
50,8%, dan merasa puas setelah menggunakan jasa katering sebesar 65,8%.
B.
Analisa Tabulasi Silang
Berdasarkan
pada pendidikan terakhir responden, diketahui responden dengan pendidikan akhir
S1 terbanyak menggunakan jasa menu prasmanan. Alasan utama menggunakan katering
dikarenakan praktis, dan mayoritas dipengaruhi oleh teman. Responden tersebut
mayoritas menggunakan jasa katering pada acara syukuran, dan mayoritas
menggunakan jasa Sonokembang Katering. Resonden mendapatkan informasi katering
untuk acara pesta melalui teman, menggunakan jasa katering sekitar 1-2 kali
pertahun dan merasa puas dikarenakan sesuai dengan keinginan.
Berdasarkan
jenis kelamin, responden dengan jenis kelamin laki – laki terbanyak menggunakan
jasa menu prasmanan, begitupula responden dengan jenis kelamin perempuan.
Responden dengan jenis kelamin laki – laki dan perempuan memilih alasan utama
memakai jasa katering dikarenakan praktis. Pihak yang mempengaruhi responden
laki – laki mayoritas dipengaruhi oleh pasangan hidup, sedangkan responden
perempuan lebih dipengaruhi oleh teman. Responden laki – laki dan perempuan
menggunakan jasa katering pada saat syukuran, sedangkan untuk responden laki –
laki mayoritas menggunakan PUTA katering, berbeda dengan responden perempuan
lebih memilih Sonokembang katering. Responden laki – laki mendapatkan informasi
melalui keluarga, sedangkan pada responden perempuan mendapatkan informasi
melalui teman. Responden laki – laki dan perempuan menggunakan jasa katering
sebanyak 1 -2 kali pertahun, dan merasa puas setelah menggunakan jasa katering.
Responden laki-laki merasa puas dikarenakan pelayanan/ kualitas yang memuaskan, sedangkan pada
responden perempuan merasa puas dikarenakan sesuai dengan keinginan.
Berdasarkan pada usia responden, responden dengan usia 23-28 tahun memilih menu nasi kotak, dengan alasan utama efisiensi waktu dan praktis.
Berdasarkan pada jenis pekerjaan, responden dengan
pekerjaan sebagai karyawan swasta mayoritas menggunakan jasa menu prasmanan,
dan memilih alasan praktis dalam menggunakan jasa katering untuk keperluan
pesta.
Berdasarkan pengeluaran rata – rata perbulan,
responden dengan pengeluaran >Rp 3.000.000 menggunakan jasa menu prasmanan,
dengan alasan utama Praktis. Responden mayoritas dipengaruhi oleh pasangan
hidup, dan menggunakan jasa katering pada saat syukuran.
Kesimpulan & saran
A. Kesimpulan
Berdasarkan
dari hasil tabulasi silang tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa konsumen
pengguna jasa katering untuk acara pesta lebih banyak berusia 23 – 28 tahun,
dengan pengeluaran rutin terbanyak sebesar >Rp 3.000.000 per bulan dan
berprofesi sebagai karyawan swasta. Berdasarkan hasil pengolahan data dan
pembahasan penelitian, sebagian besar konsumen jasa katering untuk acara pesta
di Surabaya memilih Sonokembang Katering dan menu prasmanan sebagai jasa yang
digunakan. Sonokembang lebih dipilih karena konsumen merasa lebih praktis
ketika menggunakan jasa katering tersebut. Dilihat dari siapa yang paling
mempengaruhi, teman merupakan pihak yang paling berpengaruh dalam pemilihan
jasa katering untuk acara pesta di Surabaya. Berdasarkan hasil penelitian diketahui
waktu palaing banyak konsumen menggunakan jasa katering adalah pada saat
mengadakan acara syukuran. Berdasarkan hasil penelitian terbanyak konsumen
menggunakan jasa katering sebanyak 1-2 kali pertahunnya, dan mayoritas
merasa puas setelah menggunakan jasa katering.
B.
Saran
Berdasarkan
hasil dari data yang telah diperoleh dan diolah, telah diperoleh bagaimana
perilaku konsumen jasa katering untuk keperluan pesta di Surabaya. Berdasarkan
hasil dari penelitian tersebut dapat direkomendasikan kepada para pengusaha
diharapkan dapat menentukan strategi yang lebih baik, seperti inovasi yang
terus dilakukan pada menu prasmanan dan berupaya menanamkan pemikiran kepada
konsumen bahwa dengan menggunakan jasa katering untuk keperluan pesta akan
menjadi praktis.
Pengusaha
jasa katering harus dapat selalu menjaga kualitas dari pelayanannya, hal ini
diharapkan untuk memberi kesan baik terhadap konsumen dan konsumen yang
bersangkutan akan merekomendasikan katering tersebut terhadapt teman –
temannya. Rata – rata konsumen yang menggunakan jasa katering sekitar 1-2 kali
pertahun harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pihak katering. Diharapkan
frekuensi konsumen menggunakan jasa katering untuk keperluan pesta selalu
memberikan rasa puas. Hal tersebut sesuai dengan tujuan untuk memaksimalkan
kepuasan konsumen, dengan harapan mendapatkan pengaruh timbal balik dari
kepuasan yang dirasakan tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar